Giyanto, Lurah Terbah - MediaRakyat19. com

Breaking

Selasa, 14 Juli 2020

Giyanto, Lurah Terbah

Lurah Terbah Lantik  Pamong Kalurahan


   Lurah Terbah, Giyanto (duduk empat dari                kiri) bersama pamong dan staf


Gunungkidul (Media Rakyat.Co.id). Bertempat di balai Kalurahan Terbah. Giyanto, Lurah Kalurahan Terbah, , Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY telah   melantik dan mengambil sumpah janji  pamong dan pengukuhan staf kelurahan disaksikan Panewu, KUA,    Forkompimka, Danramil, Kapolsek Kapanewon Patuk ,  Babinkamtibmas, Babinka, dan para pimpinan lembaga Kalurahan pada Rabo Wage (17 Juni 2020) lalu.  Demikian disampaikan Giyanto di  balai kalurahan setempat  pada Senin Kliwon, 13 Juli 2020.
Selanjutnya,  Giyanto menjelaskan bahwa konversi mengenai perangkat menjadi Pamong, dan jabatan kepala dukuh tidak ada perubahan jadi tetap namanya dukuh. Hal ini dijelaskan menurutnya  bahwa perubahan ini berkaitan dengan adanya pamong sebagai pemangku keistimewaan maka yang diprioritaskan yakni: Pertanahan, Tata Ruang, Kelembagaan dan Kebudayaan.

Adapun mengenai pertanahan ia menjelaskan mengenai pensertifikatan tanah dalam proses PTSL diharapkan tiga (3) tahun ke depan selesai semua. Namun untuk tanah SG (Sultan Ground) sejumlah 26 bidang sudah selesai.
.
Mengenai tata ruang dan kelembagaan sambil berjalan nantinya akan dibenahi dikemudian hari manakala ada yang kurang tepat.
Selanjutnya tentang kebudayaan,   Giyanto, menerangkan mengenai kebudayaan sudah diawali di tiap tiap pedukuhan untuk menggerakkan budaya adi luhung seni karawitan dengan nama "Langen Budoyo" . Bahkan di Kalurahan Terbah juga mempunyai sosok dhalang yang cukup di kenal di kawasan Kapanewon Patuk dan sekitarnya. Ki Dhalang ini  yang juga sebagai pamong kalurahan yang menjabat sebagai Ulu-ulu.
 Adapun nama lengkapnya Ki Rambadi Purbo Carito yang sering pentas  pada acara Carangan Bersih Dusun dan Bersih Desa. KI Rambadi ini punya putera laki-laki bernama Bayu Prakoso. Bayu Prakoso  ini sejak kecil sudah terdidik dalam kisah cerita seni pewayangan yang nantinya ia  akan mewarisi untuk melestarikan keahliannya dari orang tuanya. Bayu Prakoso sudah terbukti mampu mempertontonkan saat festival pentas dhalang cilik tingkat Kabupaten  mewakili dari Kapanewon Patuk tiga kali.
Harapan Giyanto kedepan apabila Covid-19 sudah musnah dari bumi Perdikan Nusantara Ki Rambadi Purbo Carito akan dipentaskan untuk menghibur warga masyarakat yang sudah cukup lama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, demikian harapnya. (bdn.adn)